Salurkan Kredit Tanpa Agunan Agar PKL Tak Terjerat Rentenir
PD.BPR Bank Magelang telah menyalurkan kredit Rp.114 miliar kepada masyarakat kota magelang dan sekitarnya. Sementara Rp 45 miliar telah dimanfaaatkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Produk kredit multiguna itu dimanfaatkan untuk tambahan modal kerja dan investasi.
Bank milik Pemerintah Kota Magelang ini berkomitmen memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses kredit. Kendati demikian, tetap mengedepankan asas kehati-hatian. Usaha mikro kecil dan menengah bisa mengakses kredit dengan plafon sampai dengan Rp.500 juta. Sementara untuk usaha menengah, Bank Magelang menyalurkan kredit hingga plafon Rp. 4miliar
“Sebentar lagi, kami juga menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 9 persen per tahun. Saat ini masih dalam proses”, kata Direktur Utama Bank Magelang, Hery Nurjianto.
Adapun kredit tanpa agunan dengan plafon Rp.5 Juta yang bisa dimanfaatkan oleh pengusaha mikro dan pedagang kaki lima (PKL). Prinsipnya, kredit-kredit tersebut untuk membantu pengusaha dalam mengembangkan usahanya. “Kredit tanpa agunan juga membantu pengusaha kecil agar tidak terjerat rentenir”.
Agar penyaluran kredit terus berjalan, Bank Magelang menggenjot tabungan melalui beberapa produknya. Salah satunya, Tabungan MASTER (Maju dan Sejahtera). Hery juga optimis, bank yang dipimpinya mampu mencapai total aset akhir tahun 2016 sebesar Rp 156 miliar. ”Sampai Mei lalu, sudah mencapai aset Rp 145 miliar atau naik 22,9 persen dari periode bulan yang sama di tahun lalu sebesar Rp 118 miliar,” jelasnya
Hingga Desember 2015, Bank Magelang mengantongi laba atau keuntungan sebesar Rp.3 miliar. Angka tersebut ditargetkan naik sekitar 20 persen hingga tutup tahun nanti. Upaya untuk mendongkrak tabungan Bank Magelang menunjukkan eksistensinya. Baik melalui even perbankan, maupun even-even budaya, juga olahraga.
Terpenting, Bank Magelang menggulirkan program undian tabungan berhadiah. Program tersebut untuk mengapresiasi para nasabahnya. Karena mempercayakan Bank Magelang untuk menyimpan dan mengelola uang nasabah.(put/Isk).Sumber : Jawa Pos, 2 Juni 2016
PD BPR Bank Magelang Dituntut Lebih Profesional
MAGELANG- Ditengah persaingan dunia perbankan yang semakin ketat, Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (PD BPR) Bank Magelang yang merupakan badan usaha milik daerah (BUMD) Pemkot Magelang diminta mengedepankan keprofesionalannya dalam melayani nasabahnya.
“Selain itu, juga diharapkan tetap eksis di tengah tengah persaingan antar bank yang semakin ketat”, kata Wakil Walikota Magelang Windarti Agustina dalam acara penarikan hadiah PD BPR Bank Magelang di Alun-alun Timur Kota Magelang, Minggu (29/05).


